JENGKOL NAIK PANGKAT DAN BERMATABAT

Hayooo…ngaku, siapa yang suka sama ” Jengkol “. Engga usah malu guys… kini JENGKOL NAIK PANGKAT DAN BERMATABAT. Makanan ini identik dengan ” bau ” dan  ” makanan kampung “jelas-jelas kita kan dari kampung, heheheh…….. Padahal harga jengkol beda dikit sama harga daging sapi loh. Menurut Wikipedia, Jengkol yang disebut juga (Archidendron pauciflorum, sinonim: A. jiringa, Pithecellobium jiringa, dan P. lobatum) atau jering adalah tumbuhan khas di wilayah Asia Tenggara. Bangsa Barat menyebutnya sebagai dog fruit. Bijinya digemari di Malaysia (disebut “jering“), Myanmar (disebut “da nyin thee‘”), dan Thailand (disebut “luk-nieng” atau “luk neang“). Masyarakat Indonesia mengenalnya sebagai bahan pangan.

Jengkol termasuk dalam suku polong-polongan. Buahnya berupa polong dan bentuknya gepeng berbelit membentuk spiral, berwarna lembayung tua. Jengkol dapat menimbulkan bau tidak sedap pada urin setelah diolah dan diproses oleh pencernaan tubuh kita, terutama jika dimakan segar sebagai lalap.

Jengkol tenyata dapat mencegah diabetes dan bersifat diuretik yang baik untuk kesehatan jantung. Tapi inget guys.. semua yang berlebihan akan menimbukan efek buruk juga. Karena biji jengkol sedikit beracun karena mengandung asam amino yang dapat menyebabkan djenkolism ( keracunan biji jengkol ).

Udah yah sekilas tentang jengkol, nah di Bandung JENGKOL NAIK PANGKAT DAN BERMATABAT. Hasil olahan dari restoran D’jengkol, jengkol disulap menjadi makanan yang menggugah serela kita. Seperti jengkol balado, jengkol rendang hingga spageti jengkol. Penasaran guys ??? sama saya juga, heheheh….

Oia…ada juga menu yang non jengkol yah jadi buat kalian yang penasaran dan pengen coba kuliner ini, kalo lagi jalan-jalan ke bandung mampir aja guys..

D’Jengkol Kapeh Restoh
Jl.K.H Ahmad Dahlan (Banteng) No.50 Bandung

Telp:
(022)7305756/0813-2001-7881/0818-615-542

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *